Wou, 120 Prajurit Kodam XVI/Pattimura Renang Laut 1 Kilometer

by
Prajuri Kodam XVI Pattimura dari tiga satuan mengelar renang sejauh 1.000 kilometer yang berlangsung di Natsepa Beach, Pulau Ambon, Jumat (5/1). FOTO : PENREM 151 BINAIYA

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Dalam rangka memelihara ketangkasan renang laut, tiga  satuan yang ada di Komando Daerah Militer (Kodam) XVI/Pattimura menggelar  renang sejauh 1.000 meter yang diikuti 120 orang prajurit bertempat di Natsepa Beach, Jumat (5/1).

Renang merupakan olah raga yang sangat populer di kalangan masyarakat, tapi untuk melaksanakan renang di laut sejauh 1.000 meter merupakan suatu hal yang tidak biasa dilakukan oleh kebanyakan orang.

Namun hal tersebut dilakukan oleh tiga satuan yang berada di Kodam XVI/Pattimura. Dengan fisik yang prima, prajurit-prajurit TNI AD di  tiga satuan yakni, Rindam, Korem dan Yonif 733 melaksanakan renang laut sejauh 1.000 meter dengan baik dan tanpa mengalami masalah.

Dalam keterangan pers Penrem 151/Binaiya yang diterima Terasmaluku.com, Sabtu (6/1) menyebutkan, pada pelaksanaan renang itu, Satuan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVI/Pattimura dipimpin langsung oleh Danrindam, Kolonel Inf Aswardi, Perwira Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya, dibawah pimpinan Komandan Korem 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru dan Batalyon Infanteri Raider 733/Masariku yang dikomandoi oleh Danyonif R 733/Masariku, Letkol Inf Nurul Huda.

Walau laut sedikit berombak namun tak menyurutkan nyali para prajurit tersebut. Sebelum melaksanakan renang, para peserta melaksanakan pemanasan untuk meghindari terjadinya kram pada saat renang. Adapun jalur renang yang dilalui adalah dengan pola bolak-balik dan dibatasi oleh seutas tali yang ditambatkan pada pelampung setiap beberapa meter.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kram pada saat pelaksanaan renang, maka tim Jasmani Rindam sebagai penyelenggara menyediakan Live Guard yang terus mengawasi setiap perenang.  Setiap peserta yang telah menempuh renang dan kembali ke titik awal akan dicatat waktunya.

Tujuan dari pencatatan waktu tersebut menurut Wadan Rindam, Kolonel Inf Alfi Sahri Lubis adalah sebagai patokan waktu pada saatnya nanti melaksanakan renang laut 1000 meter yang akan datang. “Jadi kita akan mengetahui apakah waktu yang kita tempuh nanti lebih baik atau menurun dari waktu yang diambil sekarang,” ujar Wadan Rindam pada saat evaluasi kegiatan. (IAN)