WOW, PKK Maluku Sediakan 2.000 Test Rapid Antigen Gratis Untuk Sopir Angkot dan Tukang Ojek

by
Ketua TP PKK Maluku, Widya Murad Ismail didampingi Sekda Maluku Kasrul Selang dan Kadis Kesehatan dr Meikyhal Pontoh saat keterangan pers, Senin (15/2/2021). FOTO : HUMAS MALUKU

Berkaitan dengan persyaratan untuk bisa mengikuti rapid test gratis, jelas Widya, tidak berbelit-belit.”Cukup memperlihatkan identitas diri berupa KTP dan menyertakan nomor handphone. Kemudian tetap memerhatikan aturan protokol kesehatan saat menjalani rapid,” jelasnya.

Masyarakat juga kata Widya, saat itu juga akan mengetahui hasil apakah reaktif atau tidak.”Jadi, saat itu, mereka sudah langsung mengetahui hasil rapid, karena hanya butuh waktu beberapa menit,” imbuhnya.

Widya juga berharap Satgas Covid 19 TP PKK ini bisa terbentuk di kabupaten/kota, sehingga dapat bersama-sama pemerintah melakukan penanganan covid 19.

“PKK ini kan sebuah organisasi masyarakat yang berada hingga level desa, tentunya keberadaannya sangat membantu dalam mensosialisasikan program pemerintah yang berkaitan dengam penanganan covid 19” tandas Widya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meikyhal Pontoh menjelaskan, jika nantinya ada yang reaktif pada saat rapid, maka akan dihubungi kembali untuk mengikuti Swab dan PCR.

“Jika hasil Swab atau PCR positif, maka yang bersangkutan diberikan dua pilihan, dikarantina terpusat atau di secara mandiri di rumah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Maluku Kasrul Selang memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh TP PKK, sebagai upaya bersama-sama Pemerintah Daerah memutus rantai penyebaran covid 19 di Maluku. (NAIR FUAD)