Bupati SBB : Sehari Tanpa Nasi, Hidup Sehat Dengan Pangan Lokal

Bupati SBB : Sehari Tanpa Nasi, Hidup Sehat Dengan Pangan Lokal

SHARE
Bupati SBB Yasin Payapo memukul tifa sebagai tanda pencanangan program one day no rice di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten SBB, Senin (3/12/2018). FOTO : FADLI

TERASMALUKU.COM,-PIRU-Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Maluku mencanangkan gerakan one day no rice ‘Hidupku sehat dengan pangan lokal’ di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Pencanangan gerakan hidup sehat dengan pangan lokal itu berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten SBB di Kota Piru, Senin (3/12/2018).

“One day no rice kita tingkatkan komsumsi pangan beragam bergizi seimbangan dan nyaman dan kita harus buat garakan sehari tanpa nasi,” kata Bupati SBB Yasin Payapo saat pencanangan gerakan ini.

Gerkan tidak hanya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat tapi juga mengembalikan kejayaan pangan lokal. Pasalnya selama ini masyarakat makin bergantung hanya pada nasi. Sumber-sumber karbon lain yang ada di sekitar tempat tinggal jarang dimanfaatkan.

Seperti sumber karbon asal Maluku sagu dan ubi-ubian. Dalam berbagai penelitian kedua bahan makanan khas itu punya keunggulan lebih dari nasi. Bahan makanan itu mampu membikin kenyang lebih lama dan rendah GI. Untuk itu Pemerintah Kabupaten SBB melakukan gerakan sehari tanpa nasi tersebut. “Yang perlu dilakukan pertama yakni jadikan keluarga basis gerakan, one day no rice,” lanjut Bupati Yasin Payapo.

Hal yang sama disampiakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Umar Polhaupessy. Ia mengatakan saat ini pemerintah berupaya merubah pola makan masyarakat dari nasi ke pangan lakol seperti sagu, ubi, keladi dan bahan makanan lainnya. (FADIL B)

loading...